Mari Wisata ke Keraton Mangkunegaran Surakarta

Google Adsense Here

Mari Wisata ke Keraton Mangkunegaran Surakarta, – Sebagaimana telah kita ketahui bersama dari artikel kami wacana Keraton Kasunanan Surakarta, bahwa setelah dilaksanakannya Perjanjian Giyanti, ternyata konflik yang melanda keluarga keraton Surakarta belumlah berhenti. Hal itu kemudian yang mendorong diadakannya Perjanjian Salatiga, yatu perjanjian yang kemudian membagi wilayah Kasunanan Surakarta menjadi 2 yaitu Kasunanan Surakarta sendiri dan Mangkunegaran. Mangkunegaran dipimpin oleh Mas Said yang kemudian bergelar Mangkunegoro I. Sejarah berdirinya Keraton Mangkunegaran tersebut sangat penting diketahui alasannya merupakan bab penting dari perjalanan bangsa Indonesia ini. (Baca juga : Tempat wisata di Kota Solo Jawa Tengah )

Gambar Keraton Mangkunegaran Solo

Sampai sekarang sisa-sisa kemegahan Keraton Mangkunegaran ini masih mampu kita saksikan bersama. Oleh alasannya itu apabila anda penyuka sejarah, rasanya anda sangat perlu untuk berwisata mengunjungi Keraton Mangkunegaran di Surakarta atau Solo ini. Saat ini banyak wisatawan yang selalu mengunjungi Keraton Mangkunegaran. Meskipun pamornya sedikit lebih redup dibanding Keraton kasunanan, namun banyak juga pengunjung yang mendatanginya.

Google Adsense Here

Keraton Mangkunegaran bertempat di Jalan Ronggowarsito, Solo atau berdekatan dengan tempat Ngarsopuro. Keraton Mangkunegaran memiliki keunika tersendiri, diantaranya yakni semua bab bangunan yang dari kayu dibuat dari kayu jati. Selain itu terdapat banyak ornamen bangnan ibarat atung yang berasal dari negara lain. Di bab depat Istana terdapat pendopo yang dikala ini digunakan untuk banyak sekali pementasan seni daerah ibarat tarian, wayang dll. Di dalam pendopo ini terdapat seperangkat gamelan atau alat musik jawa yang berjulukan Kyai Kanyut Mesem. Setelah pendopo, terdapat Dalam, yang terdapat Pringgitan atau tempat keluarga kerajaan tinggal. Di dalam Pringgitan ini banyak terdapat karya seni berupa patung, lukisan dll. Pura Mangkunegaran di Solo juga mempunyai perpustakaan yang disebut Rekso Pustoko yang memiliki  Koleksi topeng tradisional dari banyak sekali daerah di Indonesia, ibarat Solo, Jogjakarta, Cirebon, Madura, Bali dan beberapa koleksi topeng dari China. Ada juga beberapa koleksi kereta yang digunakan untuk upacara-upacara tradisional. Pengunjung dapat memperoleh banyak sekali souvenir dan cinderamata di Pare Anom art shop. Pura Mangkunegaran dibuka untuk umum setiap hari jam 09.00-14.00, Jumat jam 09.00-12.00, Minggu jam 09.00-14.00.

Gambar Suasana Halaman Dalem Kalitan Solo

Foto Presiden Soeharto dan Ibu Tien di Dalem Kalitan Solo

Selain Pura Mangkunegaran, anda juga perlu untuk mengunjungi Dalem Kalitan. Dalem kalitan terdapat di Kampung Kalitan, Laweyan Solo. Dalem Kalitan merupakan bekas rumah Presiden RI kedua yaitu Presiden Soeharto. Kita tahu bahwa Ibu Tien Soehart memiliki aristokrat keturunan keluarga Kerajaan Mangkunegaran. Dalem Kalitan merupakan istana mini yang lengkap dengan tamannya yang indah.

Google Adsense Here